Majene  

Sempat Viral, Massa Aksi Sambangi Rujab dan Meminta Maaf

Proses mediasi yang dimotori langsung Camat Malunda ini berlangsung dirumah jabatan Bupati Majene, Minggu, 26/2/2022.

Dihadapan Bupati, Rusman Syam menyampaikan klarifikasi terkait aksi unjukrasa yang sempat menuai kontroversi di berbagai media sosial (Medsos).

“Terima kasih banyak kepada bapak Bupati Majene yang telah memberi ruang sehingga hari ini kami bisa bertemu langsung pascaaksi unjukrasa beberapa waktu yang lalu. Dari lubuk hati paling dalam, kami sama sekali tak bermaksud melukai atau menyerang pribadi pak Bupati. Ini murni bagian dari aksi unjukrasa yang telah dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu,” kata Rusman Syam.

Baca Juga:   Dituding Janjikan PLT Desa, Bupati Majene: Itu Tidak Benar

Rusman menyampaikan bahwa informasi yang beredar luas di Medsos lantaran ada pihak pihak yang sengaja membesar-besarkan. “Kita bisa lihat jejak digital facebook yang sama sekali kami tidak pernah masuk memberikan komentar. Kami memilih diam karena sungguh diluar dugaan jika isi ini malah dianggap menyerang pribadi pak bupati,” katanya.

Baca Juga:   Bupati Majene Lakukan Sinkronisasi Arah Pembangunan Nasional dan Daerah Bersama Bappenas

Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele menyampaikan bahwa terkait kisruh tersebut maka secara pribadi tentu tetap membuka diri dan menganggap persoalan ini telah selesai.

“Saya selaku kepala daerah berharap diberikan support untuk kemajuan daerah ini. Jika ada sesuatu yang tidak benar maka hal itu bisa disampaikan langsung ke saya,” pintanya.

Baca Juga:   Bupati Majene AST Menyesalkan Pemberitaan Atas Dirinya Tanpa Konfirmasi

Bupati menambahkan, terhadap persoalan bantuan pembangunan rumah tahap dua di Malunda pun telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Nah, jika pemerintah pusat mengabaikan hal itu maka ia pun bersedia mengalokasikan sumber pembiayaan bantuan ini melalui APBD.

“Saya siap ambil alih untuk mengalokasikan anggaran pembiayaan melalui APBD. Namun demikian, kita tetap menunggu realisasi anggaran pemerintah pusat untuk menuntaskan permasalahan bantuan gempa tahap dua segera terealisasi,”pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *