Penyerahan Program Sanimas dan TPS3R

FOKUSTIMES–Bupati Majene Andi Achmad Syukri berkomitmen untuk lebih meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan sanitasi di Kabupaten Majene.

Selain sanitasi, akses pelayanan persampahan dan air limbah juga akan terus ditingkatkan dengan mengajak seluruh pihak yang berkepentingan didalamnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Majene pada acara penyerahan program sanimas dan TPS3R bersama BPP Sulbar Kementrian PUPR, bertempat di lingkungan Galung Kecamatan Banggae, Senin 13 November 2023.

Baca Juga:   Melalui Surat Mendagri, Pilkades Kab. Majene Resmi Ditunda

Bupati Majene dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya dan sekaligus memberikan apresiasi kepada pihak BPP Sulbar Kementrian PUPR dengan mendorong program sanitasi di Kabupaten Majene di tahun 2023.

“Ini merupakan tanggung jawab untuk kesehatan lingkungan dimasa mendatang, Sehingga Pemkab Majene terus melakukan pembangunan dengan terintegrasi, terarah dan melibatkan instansi/ OPD terkait,” ungkap Mantan Sekda Majene itu.

Baca Juga:   Tarawih Pertama, Bupati Majene Ajak masyarakat Untuk menguatkan Ukhuwah Islamiah

Ia juga menyampaikan, pelibatan KSM dalam mengelola dan sekaligus menjaga TPS3R, Sanimas SPALD-S serta mengoptimalkan IPLT dan TPA dengan menyediakan sarana dan prasana.

“Dalam mewujudkan kesemuanya, tentu diharapkan pelibatan banyak pihak. Termasuk kita mengajak badan usaha dan pihak swasta untuk berkontribusi dalam penanganan air limbah dan persampahan melalui CSR,” ujarnya Bupati Majene.

Pada kesempatan sama, kepala Balai PPW Sulbar meminta kepada Pemerintah Kabupaten Majene untuk melanjutkan kegiatan ini dengan memberikan pendanaan daerah atau sumber pendanaan lain sebagai bentuk sinergitas bersama pihak Kementrian PUPR RI.

Baca Juga:   Bupati Majene Serahkan Bantuan 150 juta Kepada Pengurus Mesjid Raya Saleppa

“Program Sanimas dan TPS3R diharapkan juga dapat menjadi solusi atas persoalan sanitasi. Termasuk keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan pelayanan akses sanitasi yang layak untuk penurunan angka stunting dan diare pada wilayah masing masing”. pintanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *