Lepas dr. Rakhmat Malik, Bupati Majene Dorong Inovasi Layanan Kesehatan

MAJENE — Bupati Majene, DR. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, menekankan pentingnya pelayanan kesehatan primer dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi ke Dinas Kesehatan Majene dalam rangka melepas dr. Rakhmat Malik yang resmi memasuki masa purna tugas sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Majene menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dr. Rakhmat Malik selama bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam mengembangkan layanan kesehatan di Kabupaten Majene. Ia juga berharap seluruh jajaran Dinas Kesehatan dapat meneruskan program-program yang telah berjalan dengan baik.

Baca Juga:   Posyandu Anggrek Dusun Buttu Lemo Sasar Bayi dan Balita, Wujudkan Anak Sehat Sejak Dini

“Pelayanan kesehatan yang baik akan berkontribusi besar pada peningkatan kesehatan masyarakat. Terutama pelayanan kesehatan primer yang menjadi dasar dari sistem layanan kesehatan yang komprehensif, karena berperan dalam edukasi dan deteksi dini penyakit,” ujar Bupati Syukri saat kunjungan silaturahmi di Kantor dinas kesehatan Majene. Selasa,(3/6/2025)

Baca Juga:   Posyandu Melati Gelar Kegiatan "Kelas Ibu Balita" di Dusun Bunga

Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama dan sinergi antar lembaga dalam memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam layanan kesehatan dasar.

“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Kabupaten Majene, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dr. Rakhmat Malik atas pengabdiannya. Selamat menjalani masa purnabakti. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan bersama keluarga,” ungkap Bupati dua periode tersebut.

Baca Juga:   Bupati Majene Lakukan Koordinasi dengan Menkop Terkait Pendirian Koperasi Merah Putih

Dinas Kesehatan Majene diharapkan dapat terus bertransformasi dan berinovasi dalam menjawab tantangan layanan kesehatan di daerah, termasuk dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, serta pelayanan promotif dan preventif yang lebih maksimal di masa mendatang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *