Puskesmas Banggae I Edukasi Masyarakat Tentang Pencegahan DBD

Gambar: sebagai langkah Upaya Pencegahan DBD, Puskesmas Banggae I Secara Aktif mengedukasi Masyarakat.

MAJENE – Kebersihan lingkungan rumah atau sekolah tentu tetap diperhatikan secara serius dan ditingkatkan untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

DBD merupakan salah satu penyakit mematikan, sehingga diperlukan upaya pencegahan secara tepat dengan membutuhkan komitmen kerjasama yang maksimal antara Dinas Kesehatan (Dinkes), lintas sektor dan dukungan masyarakat secara umum.

Baca Juga:   Sekolah disegel, Siswa SDN 15 Numpang Belajar Dipelataran Samping Masjid

“Seperti dilakukan PKM (Puskesmas) Banggae I Majene dengan melaksanakan edukasi DBD setiap saat,” terang dr. Rakhmat Malik Kepala Dinkes Majene, Sabtu (13/04/2024).

Pencegahan penyakit menular lanjutnya, dibutuhkan peran kader dan masyarakat melalui gerakan
masyarakat berbasis lingkungan. “Tim Cabe Rawit terus melakukan implementasi survei vektor, pembinaan kader jumantik, penyelidikan kasus DBD dan kegiatan lainnya.

Baca Juga:   Dua Pasien Balita Keracunan PMT Mulai Membaik

Selain itu, Tim cabe rawit juga melakukan penyuluhan terkait DBD dan diare di masyarakat, seperti diluar dan dalam pasar, di lingkungan, menyampaikan informasi melalui masjid setempat.

” Lingkungan sekolah yang bersih perlu dijadikan perhatian, mengingat nyamuk penyebar DBD lebih aktif di siang hari saat siswa belajar di sekolah,” pintanya.

Baca Juga:   Pencegahan dan penurunan Stunting Digalakkan Hingga menyisir Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *