.

Pelatihan Literasi Dan Numerasi Guru SD Negeri 37 Puawang

Gambar: Pemaparan Materi Dr. Muhammad Nur, S.Pi M.Si. dalam kegiatan Pelatihan Litarasi dan Numerasi Guru SD Negeri 37 Puawang, Kabupten Majene.

Majene,Fokustimes.com — Kemampuan literasi dan numerasi sangat penting dimiliki generasi saat ini. Hal itu sebagaimana kata Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Dr Muhammad Nur, S.Pi., M.Si ketika menjadi pemateri dalam pelatihan di SD Negeri 37 Puawang di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Selasa (23/5/2023).

Pelatihan yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga pendidik dan pengawas SD Negeri 37 Puawang itu sengaja digelar dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi warga sekolah.

Baca Juga:   Dewan pendidikan Kab. Majene Berkantor di Sekretariat Sementara

“Khususnya para guru, kepala sekolah dan pengawas agar dapat mengusai metode dan strategi dalam rangka peningkatan literasi dan numerasi peserta didik,” ujarnya saat diwawancara Unsulbar News.

Alasannya, kata Muhammad Nur karena sebagai pengetahuan dan kecakapan yang erat kaitannya dengan pemahaman angka, simbol dan analisis informasi kuantitatif.

“Dengan memiliki kemampuan literasi numerasi yang baik, peserta didik secara cakap mampu mengaplikasikan pengetahuan matematikanya dalam kehidupan nyata,” ucapnya kepada peserta pelatihan.

Lebih lanjut, dosen Unsulbar sekaligus fasilitator sekolah penggerak Provinsi Sulawesi Barat itu menambahkan, bahwa pada dasarnya literasi numerasi di sekolah dapat kita tingkatkan melalui pembiasaan, terintegrasi dalam pembelajaran hingga pengembangan pada ekstrakurikuler.

Baca Juga:   Hut PGRI ke-78 dan HKN Tahun 2023, Andi Syukri: Guru Aktor Utama Dalam memajukan Pendidikan

“Berbagai macam strategi pengembangan literasi numerasi perlu kita tingkatkan. Seperti penguatan kapasitas warga sekolah melalui pelatihan, peningkatan jumlah dan ragam sumber belajar bermutu, perluasan akses terhadap sumber belajar dan cakupan peserta belajar, peningkatan pelibatan publik dan penguatan tata kelola tim literasi dan numerasi di sekolah,” pungkasnya.

Baca Juga:   Berlanjut, SDN 15 Segeri Masih Tersegel

Untuk diketahui, SD Negeri  37 Puawang adalah salah satu sekolah penggerak di Provinsi Sulawesi Barat. Berdasarkan hasil asesmen nasional dari rapor pendidikan, sekolah ini masih perlu peningkatan pada bagian literasi dan numerasi.

Olehnya itu, melalui kegiatan pelatihan ini diberikan pemahaman strategi dan langkahnya peningkatan literasi dan numerasi.

Hal ini sehingga pelatihan digelar dosen Unsulbar tersebut disambut dan diapresiasi secara baik oleh pihak sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *