TNI-Polri Dampingi Posyandu di Kelurahan Labuang

Gambar: Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa kelurahan Labuang Secara Aktif dampingi proses Posyandu.

MAJENE – Peran dan kerja TNI-Polri sangat membantu dalam membangun kesadaran masyarakat dengan melakukan pendampingan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayah kerjanya.

Untuk itu, ucapan apresiasi patut diberikan kepada segenap jajaran TNI-Polri atas dedikasi dan peran serta membantu pemerintah untuk pencegahan dan penurunan angka stunting khususnya di Kabupaten Majene.

“TNI-Polri akan selalu siap mendukung sepenuhnya program pemerintah, termasuk stunting,” ungkap Brigadir Polisi Afrizal. S, Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa dari Kelurahan Labuang,” Kamis (08/02/2024).

Dijelaskan, stunting menjadi persoalan penting, karena menyangkut persoalan masa depan bangsa, anak adalah generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Baca Juga:   Disdikpora meninjau Sekolah sebagai langkah Inventarisasi

“Sinergitas antara TNI-Polri terus berupaya bersama menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Majene dengan aktif melakukan pendampingan kegiatan Posyandu Nusa Indah di Lingkungan Binanga Kelurahan Labuang Kecamatan Banggae Timur,” jelasnya.

Posyandu Nusa Indah lanjutnya, salah satu program kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada ibu hamil, balita, serta anak balita.

“Berbagai layanan kesehatan di Posyandu Nusa Indah, seperti penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta penyuluhan tentang gizi dan pola hidup sehat diselenggarakan secara rutin,” terang Afrizal.

Baca Juga:   Keluarga Pasien Laka Nilai Pelayan UGD Puskesmas Lembang Sangat Baik

Kegiatan pendampingan untuk memberikan dukungan dan pengawasan agar kegiatan Posyandu berjalan lancar dan efektif. “Kehadiran kami tidak hanya sebagai representasi keamanan, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen TNI-Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di wilayah Majene,” paparnya.

Diuraikan, stunting merupakan masalah serius dalam pertumbuhan anak yang dapat berdampak pada kesehatan dan perkembangan fisik serta mental di masa depan.

“Untuk itu, upaya pencegahan dan penanggulangan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan seperti TNI dan Polri,” sebutnya.

Baca Juga:   Tingkatkan Pelayan bagi Ibu Hamil, Dinkes Majene laksanakan kegiatan AMP-SR

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam upaya pencegahan stunting dengan memberikan perhatian khusus terhadap pola gizi dan kesehatan anak-anak. Hal ini sebagai langkah konkret yang merupakan cerminan dari semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sinergitas TNI-Polri dalam mendukung program kesehatan seperti Posyandu ini akan terus ditingkatkan, sehingga mampu memberikan dampak positif yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Majene,” akunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *